Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan intervensi nasional untuk meningkatkan status gizi dan kesehatan anak sekolah. Namun, kualitas dan keamanan pangan yang disajikan menjadi faktor krusial keberhasilan program ini. Penerapan Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) menawarkan pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi, mencegah, dan mengendalikan bahaya pada setiap tahap rantai penyediaan makanan, mulai dari penerimaan bahan baku hingga distribusi ke anak-anak.
Haccp telah diakui secara internasional sebagai standar dalam manajemen keamanan pangan. Untuk program MBG, implementasi HACCP membantu mengurangi risiko penyakit bawaan makanan yang dapat mengganggu pencapaian tujuan gizi nasional.
Fungsi Utama Sertifikat Haccp untuk MBG
Pencegah berbasis sains (Preventif): Tidak seperti pemeriksaan produk akhir, HACCP mencegah bahaya sejak awal dengan mengidentifikasi Critical Control Point (Titik Kendali Kritis)
Perlindungan Kelompok Rentan: Menjamin makanan bebas dari bakteri, residu kimia, dan benda asing, sehingga anak-anak terhindar dari penyakit bawaan makanan (foodborne diseases)
Standarisasi Operasional Dapur: Memastikan proses masak skala besar tidak hanya mengandalkan kebiasaan, melainkan pedoman higienis profesional di bawah kendali Badan Gizi Nasional (BGN).
Kemudahan Audit & Pelacakan: Pencatatan yang tertata rapi dalam dokumen HACCP sangat mempermudah evaluasi dan investigasi jika terjadi masalah keamanan pangan.
HACCP menjadi bagian penting dalam program MBG. Dengan adanya HACCP menunjukkan keseriusan para mitra MBG dalam menjalankan program sesuai dengan regulasi yang ada.