Pendirian PT

Mau Mendirikan PT Perorangan? Ini Syarat, Biaya dan Cara Daftarnya

bosajasa Admin Bosa Jasa
12 April 2026
1,240 Views
Ilustrasi Hukum

Beberapa pelaku UMKM mulai mempertimbangkan PT Perorangan ketika usaha mereka berkembang. Biasanya pertanyaan yang muncul hampir sama: apakah bisa didirikan sendiri, berapa biayanya, apakah perlu notaris, dan bagaimana cara mengurus legalitasnya.

Di sisi lain, masih ada anggapan bahwa mendirikan badan usaha selalu membutuhkan beberapa pendiri dan proses administrasi yang rumit. Padahal saat ini terdapat skema PT Perorangan yang dirancang untuk memberikan kemudahan bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

Meski prosesnya relatif lebih sederhana dibanding PT biasa, pendirian PT Perorangan tetap memerlukan persiapan data, penentuan bidang usaha, serta pemahaman terhadap tahapan administrasi. 

Kesalahan kecil seperti pemilihan KBLI yang kurang tepat atau data usaha yang tidak sesuai dapat membuat proses legalitas perlu diperbaiki kembali. Karena itu, sebelum melakukan pendaftaran, penting memahami syarat, estimasi biaya, hingga alur pendiriannyad

Apa Itu PT Perorangan?

PT Perorangan merupakan bentuk badan hukum yang dapat didirikan oleh satu orang pendiri dan ditujukan bagi usaha yang masuk kategori mikro atau kecil. Berbeda dengan PT konvensional yang umumnya melibatkan lebih dari satu pihak, PT Perorangan memungkinkan satu orang bertindak sebagai pendiri sekaligus pemegang saham.

Bagi pelaku UMKM, skema ini sering dipilih karena proses administrasinya lebih ringkas. Namun demikian, bukan berarti seluruh jenis usaha otomatis dapat menggunakan bentuk badan usaha ini. Status usaha dan skala kegiatan tetap perlu diperhatikan.

Dokumen dan Data yang Perlu Disiapkan

Tahap persiapan sering dianggap sederhana, padahal bagian inilah yang cukup menentukan kelancaran proses pendirian.

Beberapa data yang biasanya perlu dipersiapkan antara lain: 

Identitas Pendiri

Data identitas digunakan untuk proses administrasi dan pencocokan informasi.

Dokumen yang umum disiapkan meliputi:

  •          KTP;
  •          NPWP apabila diperlukan;
  •          alamat domisili;
  •          alamat usaha.
  •          Informasi Usaha

Selain identitas, pendiri juga perlu menentukan data usaha seperti:

  •          nama perusahaan;
  •          kegiatan usaha;
  •          KBLI;
  •          rencana modal;
  •          lokasi usaha.


Pemilihan KBLI sebaiknya tidak dilakukan terburu-buru. Banyak pelaku usaha baru menyadari ketidaksesuaian KBLI setelah akan mengurus izin tambahan atau melakukan kerja sama bisnis.


Cara Mendirikan PT Perorangan

Secara umum, proses pendirian dilakukan melalui sistem elektronik yang digunakan untuk administrasi badan hukum dan perizinan usaha.

Tahapan yang biasanya dilakukan meliputi:

1. Menentukan Nama PT

Nama perusahaan sebaiknya dipilih sejak awal dan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

Selain mempertimbangkan aspek administratif, nama usaha juga perlu dipikirkan dari sisi branding dan penggunaan jangka panjang.

2. Menentukan KBLI yang Sesuai

KBLI akan menentukan ruang lingkup kegiatan usaha.

Misalnya, usaha perdagangan, jasa konsultasi, makanan dan minuman, hingga usaha berbasis digital dapat memiliki klasifikasi yang berbeda.

Kesalahan pada tahap ini sering menjadi alasan perubahan data setelah badan usaha terbentuk.

3. Mengisi Data Pendirian

Tahap berikutnya adalah memasukkan informasi pendiri dan data usaha.

Data yang dimasukkan umumnya mencakup identitas, alamat, bidang usaha, hingga struktur modal.

4. Penerbitan Legalitas

Apabila seluruh proses telah sesuai, dokumen legalitas dapat diterbitkan sesuai mekanisme yang berlaku. Pada tahap ini sebagian pelaku usaha melanjutkan pengurusan izin tambahan sesuai kebutuhan usahanya.


Berapa Biaya Pendirian PT?

Pertanyaan mengenai biaya menjadi salah satu topik yang paling sering ditanyakan. Namun sebenarnya tidak ada angka tunggal yang dapat diterapkan untuk seluruh kondisi.

Biaya dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, misalnya:

  •          jenis usaha;
  •          kebutuhan pendampingan;
  •          kompleksitas KBLI;
  •          perizinan tambahan;
  •          perubahan data.

Karena itu, sebelum menghitung anggaran, sebaiknya tentukan terlebih dahulu kebutuhan legalitas usaha yang akan diurusd


Apakah PT Perorangan Harus Menggunakan Jasa?

Secara umum, pendirian PT Perorangan dapat dilakukan secara mandiri apabila seluruh dokumen dan tahapan telah dipahami.

Namun pada praktiknya, sebagian pelaku usaha memilih pendampingan karena ingin memastikan kesesuaian KBLI, kelengkapan administrasi, maupun kebutuhan izin lanjutan.

Jika membutuhkan pendampingan tersebut, layanan seperti BOSA JASA dapat dipertimbangkan sebagai salah satu opsi sesuai kebutuhan usaha, tanpa mengurangi kemungkinan pengurusan secara mandiri.


Penutup

PT Perorangan menjadi alternatif legalitas bagi pelaku usaha yang ingin menjalankan bisnis secara lebih formal tanpa langsung menggunakan skema PT biasa. Sebelum melakukan pendirian, pastikan seluruh data usaha, KBLI, dan kebutuhan perizinan telah dipetakan dengan baik agar proses administrasi berjalan lebih efisien.

#PTPerorangan #UMKM #Legalitas
Share: