Pendirian CV

Modal Pendirian CV: Berapa yang Dibutuhkan?

bosajasa Admin Bosa Jasa
12 April 2026
1,240 Views
Ilustrasi Hukum

Modal pendirian CV tidak memiliki nominal minimum yang ditetapkan secara khusus dalam satu angka oleh pemerintah. Besarnya modal dapat ditentukan dan disepakati oleh para sekutu sesuai kebutuhan usaha, kemudian dicantumkan dalam data pendirian CV. Dalam proses pendaftaran pada sistem AHU, terdapat bagian untuk mengisi modal dalam rupiah serta kontribusi masing-masing pendiri.

Artinya, orang yang ingin mendirikan CV tidak harus menyiapkan modal Rp50 juta, Rp100 juta, atau nominal tertentu hanya agar CV dapat didaftarkan. Yang lebih penting adalah menentukan modal secara wajar sesuai kebutuhan usaha dan kesepakatan para sekutu.

Apakah Ada Modal Minimum untuk Mendirikan CV?

Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah apakah pemerintah menetapkan batas minimal modal untuk pendirian CV.

Untuk CV, tidak ada ketentuan umum yang menetapkan satu nominal minimum modal pendirian. Berbeda dengan anggapan yang masih sering beredar, pendirian CV tidak otomatis mensyaratkan modal puluhan atau ratusan juta rupiah.

Dalam pendaftaran CV pada sistem AHU, modal tetap menjadi salah satu data yang harus diisi. Sistem juga meminta data kontribusi pendiri, termasuk nilai kontribusi masing-masing sekutu.

Jadi, yang perlu diperhatikan bukan mengejar nominal minimum tertentu, tetapi memastikan modal yang dicantumkan sesuai dengan kesepakatan pendiri dan kebutuhan usaha.

Modal CV Ditentukan Berdasarkan Apa?

Besarnya modal CV pada dasarnya perlu disesuaikan dengan kondisi dan rencana usaha. Beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan antara lain:

  • jenis usaha yang akan dijalankan;
  • kebutuhan membeli barang atau bahan baku;
  • kebutuhan peralatan usaha;
  • biaya sewa tempat;
  • biaya operasional awal;
  • jumlah tenaga kerja;
  • kebutuhan pemasaran;
  • kebutuhan perizinan atau sertifikasi tertentu.

Misalnya, CV yang bergerak di bidang jasa konsultasi mungkin memiliki kebutuhan modal awal yang berbeda dengan CV yang bergerak di bidang perdagangan atau produksi.

Karena itu, nominal modal sebaiknya tidak ditentukan hanya karena mengikuti angka yang digunakan oleh usaha lain.

Apakah Modal Harus Langsung Disetor?

Perlu dibedakan antara modal yang dicantumkan dalam pendirian dan kondisi keuangan usaha sehari-hari.

Dalam proses pendaftaran CV, AHU meminta data modal serta nilai kontribusi dari para pendiri. Pendiri juga dicatat sebagai sekutu aktif atau sekutu pasif.

Mengenai bentuk dan pelaksanaan kontribusi tersebut, pengaturannya perlu disesuaikan dengan kesepakatan para sekutu dan ketentuan dalam akta pendirian.

Karena itu, jangan langsung menyimpulkan bahwa setiap angka modal yang dicantumkan dalam akta harus diperlakukan sama seperti modal disetor pada perseroan terbatas.

Apakah Modal CV Mempengaruhi Biaya Pendirian?

Modal usaha dan biaya pengurusan CV merupakan dua hal yang berbeda.

Modal merupakan bagian dari struktur keuangan usaha yang dicantumkan dalam pendirian CV. Sementara biaya pendirian adalah biaya yang dikeluarkan untuk proses legalitas, seperti jasa notaris dan biaya layanan pemerintah yang berlaku.

Permenkum No. 25 Tahun 2025 menyebutkan bahwa layanan jasa hukum untuk pendaftaran pendirian CV dikenakan biaya sesuai ketentuan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di Kementerian Hukum.

Dengan demikian, semakin besar modal yang dicantumkan tidak otomatis berarti biaya jasa pendirian CV menjadi sebesar modal tersebut.

Jangan Menentukan Modal CV Secara Asal

Walaupun tidak ada satu angka minimum modal yang berlaku untuk semua CV, bukan berarti modal dapat dicantumkan sembarangan.

Modal sebaiknya menggambarkan kebutuhan dan kesepakatan usaha secara masuk akal. Jika usaha membutuhkan modal yang cukup besar tetapi angka yang dicantumkan terlalu kecil, struktur permodalan tersebut dapat menjadi kurang sesuai dengan kondisi usaha yang sebenarnya.

Sebaliknya, mencantumkan nominal yang sangat besar tanpa dasar kebutuhan usaha juga tidak otomatis membuat CV menjadi lebih baik.

Yang penting adalah kesesuaian antara modal, kontribusi sekutu, kegiatan usaha, dan rencana operasional.

BOSA JASA Membantu Proses Pendirian CV

Menentukan modal merupakan salah satu bagian dari persiapan pendirian CV. Selain modal, calon pendiri juga perlu mempersiapkan nama CV, data sekutu, kegiatan usaha, KBLI, alamat usaha, serta dokumen lain yang diperlukan.

BOSA JASA dapat membantu proses pendirian CV sekaligus mendampingi persiapan data legalitas usaha agar prosesnya lebih terarah. Bersama BOSA JASA Anda akan dipandu dari awal termasuk penentoan modal yang sesuai denga jenis usaha yang dijalankan.

#PTPerorangan #UMKM #Legalitas
Share: