Mendirikan Perseroan Terbatas (PT) tidak hanya berkaitan dengan membuat badan hukum perusahaan, tetapi juga memastikan usaha memiliki perizinan berusaha yang sesuai. Dalam prosesnya, pelaku usaha akan berhubungan dengan sistem administrasi badan hukum dan sistem Online Single Submission (OSS).
Perlu dipahami bahwa pendirian PT dan pengurusan perizinan melalui OSS merupakan dua bagian yang berbeda dalam rangkaian legalitas usaha. Pendirian badan hukum PT dilakukan melalui sistem administrasi badan hukum oleh notaris, sedangkan OSS digunakan untuk pengurusan perizinan berusaha, termasuk Nomor Induk Berusaha (NIB) dan perizinan sesuai kegiatan serta tingkat risiko usaha.
Apa Itu Pendirian PT Melalui OSS?
Istilah "pendirian PT melalui OSS" sering digunakan oleh masyarakat untuk menggambarkan proses mengurus legalitas perusahaan secara online. Namun, secara teknis, pendirian badan hukum PT tidak dilakukan hanya dengan mendaftar melalui OSS.
Untuk PT, proses pendirian badan hukum dilakukan melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) melalui notaris. Ditjen AHU menjelaskan bahwa permohonan pendirian badan hukum Perseroan Terbatas dilakukan oleh notaris secara elektronik melalui sistem AHU.
Setelah badan hukum PT terbentuk, pelaku usaha dapat melanjutkan proses perizinan berusaha melalui OSS sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan.
Sementara itu, OSS merupakan sistem yang digunakan untuk penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko. Saat ini, OSS menyebut NIB sebagai identitas resmi pelaku usaha untuk memulai atau menjalankan usaha di Indonesia.
Mengapa PT Perlu Memiliki Perizinan Berusaha?
Memiliki badan hukum saja belum tentu berarti seluruh kegiatan usaha sudah memiliki perizinan yang diperlukan.
Perizinan berusaha saat ini menggunakan pendekatan berbasis risiko. Berdasarkan PP Nomor 28 Tahun 2025, jenis perizinan berusaha ditentukan berdasarkan tingkat risiko kegiatan usaha. PP tersebut mulai berlaku pada 5 Juni 2025 dan menggantikan PP Nomor 5 Tahun 2021.
OSS mengelompokkan kegiatan usaha ke dalam empat tingkat risiko, yang kemudian menentukan jenis izin dan kewajiban yang perlu dipenuhi oleh pelaku usaha.
Artinya, kebutuhan legalitas setiap PT tidak selalu sama. Dua perusahaan yang sama-sama berbentuk PT dapat memiliki kebutuhan perizinan yang berbeda karena bidang usaha, lokasi, skala, dan tingkat risiko kegiatan usahanya berbeda.
Apa Saja yang Perlu Disiapkan Sebelum Mendirikan PT?
Sebelum memulai proses pendirian, sebaiknya data perusahaan sudah dipersiapkan dengan baik. Beberapa informasi yang umumnya dibutuhkan antara lain:
- - Nama PT yang akan digunakan.
- - Kedudukan atau alamat perusahaan.
- - Maksud dan tujuan perusahaan.
- - Kegiatan usaha yang akan dijalankan.
- - Kode KBLI yang sesuai.
- - Data pemegang saham.
- - Data direksi dan komisaris sesuai struktur perusahaan.
- - Data modal perseroan.
- - Dokumen pendukung lain sesuai kebutuhan pendirian.
Ditjen AHU mencantumkan data pendirian seperti akta pendirian, data perseroan, kedudukan, maksud dan tujuan, modal, pengurus, pemegang saham, serta data pemilik manfaat dalam proses administrasi pendirian PT.
Semakin lengkap data yang disiapkan sejak awal, semakin mudah proses administrasi dilanjutkan ke tahap berikutnya.
Berapa Biaya Pendirian PT?
Biaya pendirian PT tidak selalu sama untuk setiap perusahaan.
Ada beberapa komponen yang perlu dibedakan, antara lain:
- - biaya administrasi atau PNBP pada layanan pemerintah;
- - biaya jasa notaris;
- - biaya pengurusan atau pendampingan apabila menggunakan penyedia jasa;
- - biaya lain yang mungkin muncul sesuai kebutuhan usaha dan jenis perizinannya.
Selain biaya pendirian badan hukum, pelaku usaha juga perlu memperhatikan kemungkinan adanya kebutuhan perizinan atau pemenuhan persyaratan tambahan berdasarkan bidang usaha dan tingkat risiko.
Berapa Lama Proses Pendirian PT?
Waktu penyelesaian pendirian PT dapat berbeda tergantung kelengkapan data, proses administrasi, kebutuhan perusahaan, dan tahapan perizinan yang diperlukan.
Untuk layanan BOSA JASA, estimasi pengerjaan berada di kisaran 3–7 hari, dengan catatan data dan dokumen yang diperlukan telah tersedia serta proses berjalan sesuai ketentuan.
Estimasi tersebut merupakan estimasi pengerjaan layanan BOSA JASA, bukan jaminan bahwa seluruh proses pada instansi pemerintah pasti selesai dalam jangka waktu tersebut.
Apabila terdapat data yang perlu diperbaiki, persyaratan tambahan, atau proses pada instansi terkait, waktu penyelesaian dapat menyesuaikan kondisi yang dihadapi.
Apakah Pendirian PT Bisa Dilakukan Sendiri?
Pelaku usaha dapat mempelajari dan mempersiapkan berbagai kebutuhan legalitas secara mandiri. Namun, untuk pendirian badan hukum PT, proses administrasinya dilakukan melalui notaris dalam sistem AHU.
Sementara untuk perizinan berusaha, OSS menyediakan sistem elektronik yang dapat digunakan oleh pelaku usaha.
Masalahnya, bukan semua orang memiliki waktu untuk mempelajari setiap tahapan tersebut. Kesulitan dapat muncul ketika harus menentukan kegiatan usaha, memilih KBLI, memahami persyaratan perizinan, atau menyesuaikan data antar-dokumen.
Bagi pemilik usaha yang ingin mengurus semuanya sendiri, memahami alurnya sejak awal tentu penting. Namun, bagi yang ingin lebih praktis, menggunakan jasa pendampingan dapat menjadi pilihan untuk membantu proses administrasi berjalan lebih terarah.
Kapan Sebaiknya Menggunakan Jasa Pendirian PT?
Menggunakan jasa pendampingan dapat menjadi pertimbangan apabila Anda:
- - belum memahami tahapan pendirian PT;
- - masih bingung menentukan KBLI;
- - tidak memiliki banyak waktu untuk mengurus administrasi;
- - ingin mendapatkan pendampingan dalam menyiapkan data;
- - ingin mengurus pendirian PT sekaligus NIB dan izin usaha;
- - membutuhkan bantuan untuk memahami tahapan legalitas sesuai kegiatan bisnis.
BOSA JASA menyediakan layanan pendirian PT, pengurusan NIB, dan izin usaha dengan pendampingan dari awal sampai selesai.
Dengan demikian, pemilik usaha tidak harus mempelajari seluruh proses administrasi sendirian dan dapat lebih fokus pada persiapan maupun pengembangan bisnis.