Pendirian PT Perorangan AHU menjadi salah satu pilihan legalitas usaha yang banyak diminati pelaku UMK. Alasannya sederhana: prosesnya lebih praktis, bisa didirikan oleh satu orang, dan tetap memiliki status badan hukum. Jadi, bagi pemilik usaha kecil yang ingin bisnisnya terlihat lebih profesional, PT Perorangan bisa menjadi langkah awal yang cukup menarik.
PT Perorangan sendiri merupakan bentuk perseroan yang dapat didirikan oleh satu orang, khusus untuk pelaku usaha mikro dan kecil. Berdasarkan informasi resmi Ditjen AHU, syarat pendiriannya meliputi orang perseorangan, Warga Negara Indonesia, minimal berusia 17 tahun, cakap hukum, serta memiliki modal maksimal Rp5 miliar.
Apa Itu PT Perorangan?
PT Perorangan adalah badan hukum perseroan yang pendiriannya cukup dilakukan oleh satu orang sebagai pemilik sekaligus direktur. Berbeda dengan PT biasa yang umumnya membutuhkan akta notaris dan minimal dua pendiri, PT Perorangan menggunakan sistem pernyataan pendirian yang diisi secara elektronik melalui Sistem Administrasi Badan Hukum atau SAH.
Mekanisme Pendirian PT Perorangan di AHU
Mekanisme pendirian PT Perorangan dilakukan melalui layanan resmi AHU. Pemohon perlu menyiapkan data pribadi, email, nomor HP, nama perseroan, alamat usaha, modal usaha, serta bidang usaha yang akan dijalankan. Setelah itu, pemohon mengisi pernyataan pendirian secara elektronik melalui sistem AHU.
Dalam proses pendirian, pemohon juga perlu mengisi data pemilik manfaat atau Beneficial Owner. Selain itu, terdapat nomor pembayaran atau voucher pendaftaran yang digunakan untuk memproses permohonan pendirian. Setelah data dikonfirmasi, sistem AHU menyediakan dokumen yang dapat diunduh, yaitu Sertifikat Pendaftaran dan Surat Pernyataan Pendirian Perseroan Perorangan.
Secara sederhana, alurnya seperti ini: siapkan data pendiri, tentukan nama PT, pilih bidang usaha sesuai KBLI, isi pernyataan pendirian di AHU, lakukan pembayaran, konfirmasi data, lalu unduh sertifikat dan surat pernyataan. Kelihatannya simpel, tapi tetap harus teliti. Salah input nama, alamat, modal, atau KBLI bisa berpengaruh ke proses perizinan berikutnya.